![]() |
| Foto: Santri sedang persiapan ikut lomba. |
Setiap tahun tepatnya tanggal 17 Agustus, semua rakyat Indonesia merayakan kemerdekaannya, mereka sangat antusias dalam perayanaanya, banyak baliho dan bendera dikibarkan dipinggir jalan, disamping juga mengadakan berbagai kegiatan salah satunya lomba, karnayal dan acara seperti yasinan dan istighasah sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia yang telah diberikan oleh Allah SWT.
Pada tahun ini, Indonesia memperingati hari kemerdekaan yang ke 77 tahun. sebenarnya manusia adalah mahluk diciptakan oleh Allah dengan begitu istimewa dibanding dengan mahluk lainnya, oleh karenanya Allah berfirman dalam Al Qur'an :
ولقد كرمنا بني ادم وحملناهم في البر والبحر ورزقناهم من الطيبات وفضلناهم على كثير ممن خلقنا تفضيلا
Artinya: Dan sesungguhnya telah kami muliakan anak-anak adam, kami angkut mereka di daratan dan di lautan, kami memberi mereka rezeki dari yang baik-baik dan kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah kami ciptakan. (Al-Isra' ayat 7)
Temasuk dari bentuk memuliakannya Allah kepada manusia adalah diciptakannya manusia dengan naluriah merdeka, jadi kemerdekaan manusia dalah kunci kemuliaan manusia, maka sebagai langkah yang bijaksana kita harus mensyukuri atas segala nikmat yang diberikan Allah kepada kita semua, terutama nikmat yang selalu kita rasakan semenjak 77 tahun yang lalu. mengenai tentang syukur, sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki dalam kitab Fath Al-Qorib Al-Mujib 'ala Tahdzibi At-Targhib wat At-Tarhib memberikan penjelasan. agar syukurnya menjadi sempurna yaitu; Ilmu, Hal, dan Amal.
Ilmu disini adalah mengetahui bahwa adanya nikmat Allah yang diberikan oleh Allah, dalam hal ini merupakan kita harus mengetahui bahwa kemerdekaan Indonesia meurpakan bagian nikmat agung Allah yang diberikan kepada bangsa Indonesia. Sebab dengan kemerdekaan kita bisa hidup aman dan tenteram. Hal adalah rasa bahagia dengan adanya nikmat Allah yang telah diberikan. Amal adalah bentuk ekspresi rasa sukur kita kepada Alah, hal ini bisa dilaksanakan denga hati, keinginan untuk mengisi kemerdekan dengan kebaikan dan mempertahankan kemerdekaan
![]() |
| Foto: Santri kelas i'dadiyah yang mengikuti lomba makan kerupuk. |
Pada hari Kamis tanggal 18 Agustus setelah berselang 1 hari pasca upacara memperingati hari kemerdekaan, yayasan pendidikan islam Miftahul Anwar mengadakan lomba yang diikuti oleh santri santri Madrasah Diniyah Miftahul Anwar, terlihat beberapa santri yang sangat antusias mengikuti lomba tersebut, lomba yang diikuti seluruh partisipan seperti kelas Isti'dadiyah dan Ibtidaiyah, bahkan kelas ustha dan ulya pun ikut turut meramaikan lomba, dimulai dengan lomba makan krupuk dan lomba balap karung. Bahkan beberapa wali santri turut menyaksikan keseruan pertandingan.
Sebagai rasa syukur kepada Allah yang telah menganugerahkan kemerdekaan kepada kita, dimana sebelumnya kita dijajah beberapa abad lamanya. Alhamdulillah dengan takdir Allah kita senantiasa mampu untk menjadi bangsa yang merdeka, mampu menentukan nasib sendiri meskipun jalan yang ditempuh tidak semudah yang kita kira. Indonesia merdeka, tepatnya setelah Presiden Pertama Republik Indonesia setelah memebacakan teks proklamasi pada hari Jumat 17 Agustus 1945.
Sebelum rangkaian lomba berlangsung, dari kemaren sudah diadakan acara istighasah dan membaca shalawat burda mengenang para pahlawan bangsa yang telah gugur dimedan pertempuran semasa memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.









0 komentar:
Posting Komentar