Read and Share

Senin, 09 Oktober 2023

Shalawat Ilmu Syaikhona Kholil Bangkalan


      Bertepatan dengan bulan Maulid (mōlod:mdr) dan Santri pondok sedang libur maulid. Tentu tidak ada salahnya membahas sedikit ragam shalawat yang merupakan amal kebaikan dan secara nash dianjurkan oleh Allah SWT dalam Al-Quran (QS al-Ahzab 56).


إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَـٰۤىِٕكَتَهُۥ یُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِیِّۚ یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَیۡهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسۡلِیمًا.

      Artinya, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya."

      Sejak dahulu, para Ulama/Sastrawan melakukan inovasi gubahan shalawat dan syair syair pujian (madah) kepada Nabi Muhammad SAW dan ada beberapa yang sampai ke Nusantara dan turun temurun dibaca di Indonesia, seperti: kitab shalawat Maulid Barzanji karya Abu Ja'far al-Barzanji dari Barzanj, Irak. Kitab shalawat al-Diba'i karya Syeikh Abdurrahman al-Diba'i dari Zabid, Yaman. Kitab Simtud Dhurar karya Habib Ali bin Muhammad bin Husain al-Habsyi dari Hadramaut, Yaman. Qasidah Burdah karya Imam Bushiri dari Mesir. Kitab Maulid Diyaul Lami' karya Habib Umar bin Hafidz dari Tarim, Yaman. Kitab Maulid al-Mahmud karya Habib Alwi bin Abu Bakar Bilfaqih, Indonesia. Maulid al-Azab karya Syaikh Muhammad bin Abdul Mukti bin Muhammad al-Azab dan sebagainya.

      Tidak hanya gubahan shalawat yang bersifat muthawalat saja yang sering dibaca dan terdengar familiar di Indonesia. Tapi, ada juga shalawat pendek yang dibuat para Habaib dan Kyai Indonesia, seperti shalawat Manshub karya Habib Sholeh bin Muhsin al-Hamid Tanggul, Jember;

اللهمَّ صلِّ على سيدنا محمد صلاةً تَغْفِرُ بها الذنوب وتُصْلِحُ بها القلوبَ وتَنْطلِقُ بها العصوبُ وتَليْنُ بها الصعوْبُ وعلى اله وصحبه ومن اليه منسوب

    Artinya: "Ya Allah limpahkanlah Rahmat kepada junjungan kami, yang dengan dengannya engkau ampuni kami, engkau perbaiki hati kami,menjadi lancar urat-urat kami, menjadi muah segala kesulitan, juga kepada keluarga dan juga para sahabatnya beserta orang orang yang dinsbatkan kepada beliau"

Shalawat Busyra karya Habib Segaf bin Hasan Baharun, Pasuruan;

اللهم صل وسلم على سيدنا محمد صاحب البشرى صلاة تبشرنا بها وأهلنا وأولادنا وجميع مشايخنا ومعلمينا وطلبتنا وطالباتنا من يومنا هذا الى يوم الأخرة

     Artinya: "Ya Allah berikanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad saw. sosok pembawa kabar gembira  dengan shalawat yang memberikan kami kabar gembira untuk kami, keluarga kami, anak-anak kami, dan seluruh masyayikh kami, guru guru kami, murid-murid  atau santri kami, santriwati kami, dari hari ini sampai hari akhir kelak".
  
    Di Madura terdapat shalawat lokal yakni shalawat Ilmu karya Syaikhona Kholil Bangkalan yang sering dibacakan para santri dan dikenalkan oleh cucu-cicit-santri beliau. Shalawat Ilmu karya Syaikhona Kholil ini dapat ditemukan dalam kitab Ithaful Khillan yang dicetak oleh Lajnah Turats Syaikhona Khalil.

اَللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تَجْعَلُنَا بِهَا مِنْ أَهْلِ الْعِلْمِ ظَاهِرًا وَبَاطِنًا وَتَحْشُرُنَا بِعِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ فِي دُنْيَانَا وَأُخْرَانَا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

      Artinya, “Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas tuan kami Nabi Muhammad saw, rahmat yang dengannya Engkau jadikan kami menjadi bagian dari ahli ilmu lahir dan batin, Engkau kumpulkan kami dengan hamba-hamba-Mu yang saleh di dunia dan akhirat, dan (limpahkanlah juga) untuk keluarga Nabi saw, para sahabat, dan limpahkanlah salam (atas mereka semua).”

0 komentar:

Posting Komentar